Scroll untuk baca artikel
Ekonomi / BisnisKabupaten Kuantan Singingi

KUR BRI 2026 Tembus Rp500 Juta — Pinjaman Rp150 Juta Cicilan Mulai Rp2,89 Juta

×

KUR BRI 2026 Tembus Rp500 Juta — Pinjaman Rp150 Juta Cicilan Mulai Rp2,89 Juta

Sebarkan artikel ini
KUR BRI 2026 Tembus Rp500 Juta — Pinjaman Rp150 Juta Cicilan Mulai Rp2,89 Juta

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Kabar baik bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnis. Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyediakan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 dengan plafon pembiayaan hingga Rp500 juta.

Salah satu yang menarik perhatian adalah pinjaman Rp150 juta. Dengan nominal tersebut, calon debitur masuk dalam kategori KUR Kecil BRI, yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi usaha.

Namun, sebelum mengajukan pembiayaan, pelaku UMKM perlu memahami ketentuan plafon, suku bunga, jangka waktu pinjaman, persyaratan administrasi, hingga kemampuan membayar angsuran setiap bulan.

Branch Office Head (BOH) BRI Teluk Kuantan, Rusdi, saat memberikan keterangan di Teluk Kuantan, Senin (2/11/2026), menyampaikan bahwa program KUR merupakan salah satu bentuk dukungan BRI dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha produktif.

Menurut Rusdi, fasilitas pembiayaan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperkuat permodalan, meningkatkan kapasitas produksi, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“BRI terus berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM melalui penyaluran pembiayaan KUR sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan bisnisnya,” ujar Rusdi.

Ia juga mengingatkan calon debitur agar tidak hanya mempertimbangkan besarnya plafon pinjaman, tetapi turut menghitung kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban angsuran.

“Yang terpenting, calon debitur harus memahami ketentuan pembiayaan, memilih jangka waktu sesuai kemampuan keuangan, serta menggunakan dana pinjaman untuk kebutuhan produktif usaha,” pesannya.

TIGA KATEGORI KUR BRI 2026, PLAFON HINGGA Rp500 JUTA

Dalam program KUR BRI 2026, terdapat tiga kategori pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala usaha masyarakat.

Berikut pembagian plafon dan suku bunga berdasarkan informasi produk resmi BRI:

1. KUR Super Mikro

– Plafon pembiayaan sampai dengan Rp10 juta.

– Suku bunga 3% efektif per tahun.

2. KUR Mikro

– Plafon di atas Rp10 juta sampai Rp100 juta.

– Suku bunga mulai 6% efektif per tahun.

– Tidak memerlukan agunan tambahan.

3. KUR Kecil

– Plafon di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta.

– Suku bunga mulai 6% efektif per tahun.

– Agunan mengikuti ketentuan dan kebijakan bank.

Dengan pembagian tersebut, pengajuan pinjaman Rp150 juta termasuk dalam kategori KUR Kecil. Artinya, pelaku UMKM yang membutuhkan pembiayaan dengan nominal tersebut harus memenuhi persyaratan dan mengikuti proses analisis kredit sesuai ketentuan BRI.

PINJAMAN Rp150 JUTA, BERAPA CICILAN PER BULAN?

Bagi masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman Rp150 juta, perhitungan angsuran menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum mengambil keputusan.

Dengan asumsi suku bunga efektif 6% per tahun, berikut simulasi angsuran bulanan berdasarkan nominal pinjaman Rp150 juta:

Tenor| Simulasi cicilan per bulan

12 bulan| Rp12.910.000

18 bulan| Rp8.734.760

24 bulan| Rp6.648.092

36 bulan| Rp4.563.291

48 bulan| Rp3.522.754

60 bulan| Rp2.899.920

Dari simulasi tersebut, angsuran terendah terlihat pada tenor 60 bulan atau lima tahun, yakni sekitar Rp2,89 juta per bulan.

Namun, terdapat ketentuan penting yang harus diperhatikan.

Untuk KUR Kecil BRI, jangka waktu Kredit Modal Kerja (KMK) maksimal empat tahun atau 48 bulan. Sementara Kredit Investasi (KI) dapat diberikan dengan jangka waktu maksimal lima tahun atau 60 bulan.

Dengan demikian, simulasi 60 bulan hanya berlaku untuk pembiayaan investasi, bukan untuk modal kerja.

Sementara itu, simulasi tenor 12, 18, 24, 36, dan 48 bulan dapat menjadi gambaran perencanaan angsuran, dengan tetap memperhatikan hasil perhitungan resmi dan persetujuan BRI.

Angka tersebut merupakan simulasi, bukan kepastian penawaran kredit. Besaran angsuran sebenarnya dapat dipengaruhi ketentuan bunga yang berlaku, jenis pembiayaan, serta hasil analisis bank.

PERSYARATAN PENGAJUAN KUR KECIL BRI Rp150 JUTA

Untuk mengajukan pinjaman Rp150 juta, calon debitur perlu memenuhi persyaratan umum KUR Kecil BRI.

Beberapa persyaratan yang perlu dipersiapkan antara lain:

1. Merupakan individu atau pelaku usaha yang memiliki usaha produktif dan layak.

2. Usaha telah berjalan aktif minimal enam bulan.

3. Memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

4. Menyiapkan Kartu Keluarga (KK).

5. Memiliki legalitas atau perizinan usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) atau dokumen perizinan lain yang dipersamakan sesuai ketentuan.

6. Memenuhi ketentuan kepemilikan NPWP dan dokumen perpajakan sesuai persyaratan pengajuan.

7. Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain, dengan pengecualian fasilitas kredit konsumtif tertentu sesuai ketentuan KUR.

8. Memenuhi persyaratan agunan sesuai kebijakan dan penilaian pihak bank.

Khusus pinjaman Rp150 juta, masyarakat perlu memahami bahwa ketentuan agunan KUR Kecil berbeda dengan KUR Mikro.

BRI menetapkan agunan sesuai peraturan bank. Karena itu, calon debitur sebaiknya meminta penjelasan langsung kepada petugas BRI mengenai dokumen, jenis agunan, dan ketentuan yang berlaku sebelum mengajukan pembiayaan.

CARA MENGAJUKAN KUR BRI 2026

Bagi pelaku UMKM yang berminat, pengajuan KUR dapat dilakukan melalui jaringan kantor BRI, termasuk Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI, maupun tenaga pemasar resmi BRI.

Berikut tahapan yang dapat dilakukan:

1. Mendatangi kantor BRI terdekat.

2. Menyampaikan kebutuhan pembiayaan dan nominal pinjaman yang diajukan.

3. Menyerahkan dokumen identitas dan legalitas usaha.

4. Melengkapi persyaratan administrasi yang diminta petugas.

5. Menjalani proses pemeriksaan dokumen dan analisis kelayakan usaha.

6. Mengikuti survei atau verifikasi usaha apabila diperlukan.

7. Menunggu keputusan persetujuan pembiayaan.

8. Jika disetujui, menyelesaikan administrasi dan proses pencairan sesuai ketentuan BRI.

BRI juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan bank dan menawarkan pencairan KUR melalui tautan tidak resmi, media sosial, maupun nomor pribadi.

Pengajuan KUR tidak dipungut biaya di muka. Masyarakat dianjurkan melakukan seluruh proses melalui petugas dan jaringan kerja resmi BRI.

RUSDI: KUR HARUS DIMANFAATKAN UNTUK USAHA PRODUKTIF

Lebih lanjut, Rusdi menegaskan bahwa pembiayaan KUR diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi perkembangan UMKM.

Menurutnya, tambahan modal harus dikelola dengan perencanaan yang baik agar dapat meningkatkan kapasitas usaha sekaligus menjaga kelancaran pembayaran angsuran.

“Jangan hanya melihat besarnya plafon yang bisa diajukan. Pelaku usaha harus menghitung kemampuan membayar sesuai pendapatan dan kebutuhan bisnisnya. Kami berharap KUR benar-benar digunakan untuk kegiatan produktif sehingga usaha dapat tumbuh dan berkembang,” ungkap Rusdi.

BRI Teluk Kuantan mengajak masyarakat, khususnya pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, untuk memanfaatkan fasilitas pembiayaan sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Dengan memahami kategori KUR, plafon pinjaman, bunga, tenor, serta persyaratan agunan sejak awal, masyarakat dapat mengambil keputusan pembiayaan secara lebih terukur.

Informasi lebih lanjut mengenai KUR BRI 2026 dapat diperoleh melalui kantor BRI terdekat atau kanal komunikasi resmi BRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *