Scroll untuk baca artikel
HukrimKabupaten Kuantan SingingiPolri

Delapan Rakit PETI Ditemukan — 1 Dibakar Polisi di Sungai Kuantan

×

Delapan Rakit PETI Ditemukan — 1 Dibakar Polisi di Sungai Kuantan

Sebarkan artikel ini
Delapan Rakit PETI Ditemukan — 1 Dibakar Polisi di Sungai Kuantan

CERENTI | DETAKKita.com — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali ditindak. Kali ini, satu unit rakit yang diduga digunakan untuk aktivitas PETI di aliran Sungai Batang Kuantan, tepat di depan Arena Pacu Jalur Nyiur Malambai, Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, dimusnahkan petugas.

Tindakan tersebut dilakukan Polsek Cerenti bersama Unsur Pimpinan Kecamatan (UPIKA) Cerenti setelah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan aktivitas PETI di kawasan tersebut, Selasa (29/9/2026).

Patroli dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Tim dipimpin Kanit Reskrim Polsek Cerenti Ipda Toni, S.E., bersama personel Polsek Cerenti dan unsur Kecamatan Cerenti, Satpol PP, Damkar serta BPBD.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cerenti Iptu Debi Setiawan, S.H., M.H., mengatakan langkah tersebut merupakan respons kepolisian terhadap informasi masyarakat.

“Personel bersama UPIKA Kecamatan Cerenti melakukan patroli ke lokasi yang dilaporkan masyarakat. Saat tiba di tepian Sungai Kuantan, ditemukan delapan unit rakit PETI yang sedang digunakan untuk aktivitas penambangan emas,” ujar Iptu Debi Setiawan.

Namun, kedatangan petugas rupanya membuat aktivitas di lokasi tersebut berhenti mendadak.

Sebelum petugas tiba di titik lokasi, tujuh unit rakit disebut telah lebih dahulu meninggalkan kawasan menggunakan mesin pendorong. Sementara satu rakit masih tertinggal dan kemudian menjadi sasaran tindakan petugas.

“Terhadap satu unit rakit PETI yang ditemukan di lokasi, petugas melakukan perusakan dan pembakaran terhadap rakit beserta peralatan yang digunakan untuk aktivitas mesin stingkai sehingga tidak dapat digunakan kembali,” jelasnya.

Dua Titik Sungai Disisir

Tak berhenti di depan Arena Pacu Jalur Nyiur Melambai, personel juga melanjutkan pengecekan ke aliran Sungai Batang Kuantan yang berada di depan SD 003 Desa Pulau Jambu.

Hasilnya, petugas tidak menemukan aktivitas PETI di titik tersebut.

Dalam penindakan ini, tidak ada pelaku yang diamankan. Polisi juga tidak membawa barang bukti ke Mapolsek Cerenti karena satu unit rakit beserta peralatan yang ditemukan di lokasi langsung dimusnahkan agar tidak kembali digunakan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa laporan masyarakat mengenai aktivitas PETI tidak berhenti sebatas informasi, tetapi ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung ke lapangan.

Iptu Debi Setiawan menegaskan, patroli dan pemantauan akan terus dilakukan untuk mencegah aktivitas PETI kembali muncul di wilayah hukum Polsek Cerenti.

“Patroli akan terus dilakukan untuk mencegah aktivitas PETI kembali berlangsung di wilayah hukum Polsek Cerenti. Kami juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan informasi apabila menemukan aktivitas PETI melalui Layanan Kepolisian 110,” pungkasnya.

Aktivitas PETI tidak hanya menjadi persoalan penegakan hukum, tetapi juga menyentuh persoalan lingkungan dan keselamatan masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai.

Karena itu, kepolisian meminta masyarakat tidak tinggal diam apabila menemukan dugaan aktivitas PETI. Informasi dari warga dapat menjadi pintu awal bagi petugas untuk melakukan pengecekan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *