Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiSportifitas

Logas Cup 2026 Meledak! 36 Tim Kuansing-Kampar Berebut Piala Fedrios Gusni

×

Logas Cup 2026 Meledak! 36 Tim Kuansing-Kampar Berebut Piala Fedrios Gusni

Sebarkan artikel ini
Logas Cup 2026 Meledak! 36 Tim Kuansing-Kampar Berebut Piala Fedrios Gusni

SINGINGI | DETAKKita.com — Persaingan sepak bola antarwilayah resmi memanas. Sebanyak 36 tim dari dua kabupaten, yakni Kuantan Singingi (Kuansing) dan Kampar turun dalam Turnamen Kenegerian Logas Cup 2026 untuk memperebutkan Piala Tetap Fedrios Gusni, yang dibuka Senin (28/9/2026) sore di Lapangan Hijau Semi Stadion Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi.

Laga perdana langsung mempertemukan Limuno Legend kontra Gerabak All Star, menandai dimulainya perburuan gelar sekaligus panggung bagi pemain-pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Turnamen tersebut secara resmi dibuka Ketua Komisi II DPRD Kuansing, Fedrios Gusni, yang juga merupakan Anggota Executive Committee (Exco) PSSI Kuansing dan Ketua DPC Partai Demokrat Kuansing, melalui tendangan perdananya didampingi Sekretaris Askab PSSI Kuansing Wirman Susandi, Kapolsek Singingi Iptu Edi Winoto, Danramil 09/Singingi Kapten Inf Ardiyasman diwakili Babinsa Logas dan Logas Hilir, serta para Datuk Kenegerian Logas.

Fedrios menegaskan, sepak bola daerah membutuhkan kompetisi yang rutin agar talenta potensial memiliki ruang untuk berkembang dan terpantau.

“Kita mendukung penuh kegiatan turnamen ini. Dari sini, saya berharap lahir pemain-pemain hebat yang akan mengharumkan nama Kuansing di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Fedrios.

Ia menyebut Logas Cup juga dapat menjadi salah satu momentum bagi Askab PSSI Kuansing untuk memantau pemain potensial dalam menghadapi Porprov Riau mendatang.

Targetnya tak main-main. Tim sepak bola Kuansing membidik medali emas pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Harapan kita tentu dari kompetisi seperti ini muncul pemain-pemain potensial yang bisa memperkuat Kuansing. Tetapi saya juga mengingatkan seluruh tim agar tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.

Bukan Sekadar Adu Gengsi

Camat Singingi, Saparman, mengapresiasi penyelenggaraan Logas Cup. Menurutnya, kompetisi sepak bola antardesa memiliki dampak lebih luas karena mempertemukan masyarakat sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan bakatnya melalui olahraga.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan kepedulian Bapak Fedrios Gusni yang konsisten membina generasi muda melalui sarana olahraga seperti ini. Kegiatan ini tidak hanya membina fisik dan bakat, tetapi juga mempererat silaturahmi antardesa,” kata Saparman.

Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, aspek keamanan dan ketertiban juga menjadi perhatian. Kapolsek Singingi Iptu Edi Winoto mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam Turnamen Kenegerian Logas Cup 2026 untuk bersama-sama menjaga suasana pertandingan tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan dukungan seluruh peserta, pemain, pendukung, panitia, serta masyarakat yang menyaksikan pertandingan.

“Kami mengimbau seluruh peserta, pemain, pendukung, panitia, dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Turnamen Kenegerian Logas Cup 2026 agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Iptu Edi Winoto.

Ia meminta setiap pertandingan dijalani dengan mengedepankan sportivitas dan sikap saling menghormati. Perbedaan dukungan maupun hasil pertandingan, kata dia, jangan sampai berkembang menjadi persoalan yang mengganggu keamanan.

“Mari kita sama-sama menjaga agar setiap pertandingan berjalan aman, tertib dan lancar. Jangan sampai karena persoalan di lapangan kemudian menimbulkan keributan. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, yang terpenting keamanan dan silaturahmi tetap terjaga,” pesannya.

Imbauan tersebut sekaligus menjadi pesan penting bagi seluruh tim dan suporter yang akan mengikuti rangkaian pertandingan hingga turnamen berakhir.

Antusiasme terlihat sejak pembukaan. Perwakilan klub, pemain, perangkat desa, tokoh masyarakat hingga pemangku adat Kenegerian Logas hadir menyaksikan dimulainya kompetisi.

Pembukaan turut dihadiri Sekretaris Askab PSSI Kuansing Wirman Susandi, Kapolsek Singingi Iptu Edi Winoto, Danramil 09/Singingi Kapten Inf Ardiyasman yang diwakili, Kepala Desa se Kecamatan Singingi serta para pemangku adat Kenegerian Logas.

Kini, 36 tim telah memasuki arena. Trofi masih diperebutkan, ambisi mulai dipanaskan, dan panggung pembuktian telah dibuka. Siapa yang bertahan hingga partai terakhir dan membawa pulang Piala Tetap Fedrios Gusni, jawabannya akan ditentukan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *