SUKAMAJU | DETAKKita.com — Rencana pembangunan jalan alternatif lintas provinsi yang menghubungkan Simpang Sako Kecamatan Pangean menuju Gunung Sahilan Kabupaten Kampar kembali diangkat ke permukaan. Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Suhardiman Amby menegaskan akan kembali menyampaikan usulan tersebut kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Langkah itu dilakukan agar pembangunan jalan strategis tersebut dapat segera direalisasikan sebagai jalur alternatif untuk memperpendek waktu tempuh sekaligus mengurai kemacetan.
Hal tersebut disampaikan Suhardiman Amby saat memimpin Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing 1447 H / 2026 M di Masjid Baiturrahman, Desa Sukamaju, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Selasa (10/3/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, Suhardiman menyebut rencana pembangunan jalan lintas provinsi tersebut sebenarnya sudah pernah dirancang oleh Pemerintah Provinsi Riau ketika dipimpin Gubernur sebelumnya, Abdul Wahid. Namun hingga kini realisasinya belum berjalan.
“Perencanaan jalan alternatif dari Simpang Sako menuju Gunung Sahilan ini sebelumnya sudah pernah dirancang oleh Pemprov Riau. InsyaAllah, dalam waktu dekat akan kita sampaikan kembali kepada Pemprov Riau yang saat ini dipimpin Plt Gubernur, pak SF Hariyanto, agar pembangunan jalan ini bisa segera ditindaklanjuti,” tegas Suhardiman.
Menurutnya, jalan tersebut memiliki peran strategis karena akan menjadi jalur alternatif yang menghubungkan sejumlah wilayah, mulai dari Kecamatan Pangean, Logas Tanah Darat, Singingi Hilir hingga ke Kabupaten Kampar.
Bahkan, kata Suhardiman, di wilayah Kecamatan Singingi Hilir saat ini sebagian lahan sudah dilakukan pelepasan untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan tersebut.
“Di wilayah Singingi Hilir sudah ada lahan yang dilepaskan untuk pembangunan jalan itu. Artinya, dukungan dari daerah dan pihak perusahaan sudah ada. Tinggal bagaimana Pemprov Riau bisa segera merealisasikannya,” ujarnya.
Dukungan nyata juga datang dari pihak perusahaan perkebunan yang berada di wilayah tersebut.
Senior Manager (SM) PT Adimulia Agrolestari (AA) dan PT Surya Agrolika Reksa (SAR), Solihun Damas kepada DETAKKita.com mengungkapkan bahwa perusahaan telah melakukan pelepasan sebagian lahan untuk mendukung pembangunan jalan alternatif tersebut.
“Di lahan milik perusahaan kami sudah dilakukan pelepasan lahan sepanjang kurang lebih 5 kilometer dengan lebar 12 meter untuk mendukung pembangunan jalan lintas Provinsi Riau itu,” jelas Solihun.
Ia menyebut, pelepasan lahan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pembangunan infrastruktur daerah, khususnya untuk membuka akses transportasi yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat.
“Harapan kita tentu pembangunan jalan ini bisa segera direalisasikan oleh pemerintah provinsi, karena jalur ini nantinya sangat penting sebagai alternatif pengurai kemacetan dan memperpendek jarak tempuh antar wilayah,” tambahnya.
Jika proyek ini terealisasi, jalan lintas tersebut akan menjadi jalur strategis yang menghubungkan Simpang Sako Kecamatan Pangean – Logas Tanah Darat – Singingi Hilir hingga menuju Gunung Sahilan di Kabupaten Kampar, sekaligus membuka akses ekonomi baru di kawasan tersebut.






