TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Langit sore di Lapangan Sialang, Desa Seberang Taluk (Seberta), Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, tampak berbeda pada Selasa (25/11/2025). Ribuan pasang mata tertuju ke tengah lapangan. Sorak sorai, riuh tepuk tangan, hingga kibaran bendera klub-klub desa membuat suasana terasa seperti laga final liga profesional. PORSET Cup 2025 resmi dimulai — dan Desa Seberang Taluk berubah menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola Kuansing.
Aroma tanah lapangan yang masih basah usai hujan siang, suara peluit panitia, dan deretan kursi undangan yang dipenuhi pejabat daerah, semuanya menyatu menjadi pembuka turnamen yang paling ditunggu warga setiap tahun.
Di bawah tenda biru yang tertata rapi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Zulkarnain, berdiri mewakili Bupati H. Suhardiman Amby. Tidak sendirian — di sampingnya tampak Ketua Umum (Ketum) KONI Kuansing, Andi Aheng Cahyadi, dan Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, mengamati antusiasme masyarakat yang luar biasa.
“PORSET Cup Bukan Sekadar Laga, Ini Semangat Kuansing!” — Pesan Bupati Suhardiman Disampaikan Sekda Buat Penonton Bersorak
Dengan mikrofon yang sempat bergetar karena sorakan penonton, Sekda Zulkarnain membacakan pesan Bupati H. Suhardiman Amby. Dan begitu kalimat itu keluar, suasana langsung berubah haru dan bangga.
“PORSET Cup bukan hanya pertandingan. Ini panggung pembinaan, panggung persatuan, dan panggung masa depan anak-anak muda Kuansing. Pemerintah hadir untuk mendukung penuh,” ujarnya.
Warga kontan bertepuk tangan. Para pemain muda yang duduk di pinggir lapangan saling menyenggol bangga — seolah diakui perjuangan mereka.
Zulkarnain melanjutkan, “Bupati berharap turnamen ini terus hidup dan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet hebat dari desa.”
Kalimat itu seketika menyedot perhatian semua yang hadir.
Di Deretan Kursi VIP, Ada Percikan Semangat Baru
Ketua Umum KONI Kuansing, Andi Aheng Cahyadi, tampak duduk tegap, sesekali tersenyum melihat ratusan anak muda yang membawa bola, sepatu, bahkan spanduk dukungan.
“Turnamen desa seperti ini adalah jantung pembinaan atlet. Di sini para bintang masa depan lahir. Dan KONI akan selalu mendukung,” katanya sambil menatap ke arah tribun penonton yang terus berdatangan.
Sementara itu, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, menambahkan,
“Kita bangga melihat masyarakat kompak. PORSET Cup bukan hanya hiburan—ini kebanggaan. Kami pastikan semua berjalan aman dan sukses.”
Doa Bersama Menggetarkan Lapangan—Dan Kickoff Perdana Membuat Warga Berdiri
Sebelum pertandingan dimulai, para undangan, tokoh masyarakat, dan ratusan warga melaksanakan doa bersama. Suara doa menggema di sela-sela tiupan angin sore, membuat suasana terasa syahdu.
Tak lama setelah doa diakhiri, peluit pertama dibunyikan. Penonton berdiri serempak. Anak-anak kecil berlari ke samping pagar lapangan. Para ibu menyiapkan minuman dan camilan. Para bapak berdiri sambil mengangkat ponsel untuk merekam detik-detik bersejarah tersebut.
Kickoff perdana disambut gemuruh tepuk tangan — tanda PORSET Cup 2025 resmi dimulai.
Dan Desa Seberang Taluk Pun Meledak dengan Euforia
Lapangan Sialang berubah menjadi lautan energi. Sorakan demi sorakan, yel-yel klub, dan hentakan kaki para pemain membuat PORSET Cup 2025 terasa istimewa. Bahkan warga dari desa tetangga pun terlihat hadir memeriahkan.
Turnamen ini bukan lagi sekadar hiburan sore. Ini simbol kecintaan masyarakat pada sepak bola. Simbol harapan. Simbol kebangkitan bakat-bakat Kuansing.
Dan selama beberapa pekan ke depan, Desa Seberang Taluk akan menjadi rumah bagi seluruh pecinta bola Kuansing.
Turnamen sudah dibuka. Bendera sudah dikibarkan.
Dan euforia PORSET Cup 2025 baru saja dimulai.






