CERENTI | DETAKKita.com — Hari kelima (H+5) pencarian bocah malang yang tenggelam di Sungai Kuantan, Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, belum juga membuahkan hasil. Harapan keluarga masih menggantung, sementara tim gabungan terus berjibaku melawan arus sungai yang deras dan kondisi alam yang tidak bersahabat.
Korban diketahui bernama Rayendra (4,5), putra dari pasangan Nelmawati dan Azman Hardi. Sejak dinyatakan hilang, pencarian tak pernah berhenti dilakukan oleh Tim Gabungan yang terdiri dari BPBD Kuansing, Damkar, Basarnas, TNI, Polri, hingga masyarakat setempat yang turut turun tangan menyisir sepanjang aliran sungai.
Di tengah upaya pencarian yang semakin intens, Dansatgas PB BPBD Kuansing, Boy Desrizal, menegaskan bahwa sesuai perintah Bupati Kuansing, H. Suhardiman Amby, seluruh tim masih bekerja maksimal demi menemukan korban.
“Memasuki hari kelima ini, pencarian masih terus kita lakukan secara menyeluruh. Tim gabungan kita bagi dalam beberapa titik untuk memperluas area pencarian, baik melalui jalur air maupun pemantauan di sepanjang tepian sungai,” ujar Boy Desrizal kepada DETAKKita.com.
Ia mengakui, tantangan terbesar yang dihadapi tim di lapangan adalah arus Sungai Kuantan yang cukup deras serta kondisi cuaca yang kerap berubah-ubah. Namun demikian, semangat tim dan dukungan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam operasi ini.
Lebih lanjut, Boy Desrizal juga menyampaikan imbauan dari Bupati Kuansing, H. Suhardiman Amby, kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di sekitar sungai, khususnya bagi anak-anak.
“Pak Bupati Suhardiman Amby mengimbau kepada seluruh masyarakat Kuansing agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi orang tua untuk menjaga anak-anaknya saat berada di sekitar sungai. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan bahaya laten yang mengintai di aliran sungai, terutama di musim dengan debit air tinggi. Di sisi lain, duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban yang berharap keajaiban di tengah penantian panjang.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus berlangsung dengan harapan korban segera ditemukan.






