Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiNasionalPariwisataPemerintahanProvinsi Riau

Arena Pacu Jalur Masuk Radar PSN — Teluk Kuantan Bersiap Jadi WFC Modern

×

Arena Pacu Jalur Masuk Radar PSN — Teluk Kuantan Bersiap Jadi WFC Modern

Sebarkan artikel ini
Arena Pacu Jalur Masuk Radar PSN — Teluk Kuantan Bersiap Jadi WFC Modern

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Kerja keras dan lobi intensif yang dilakukan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Suhardiman Amby, bersama Wakil Bupati (Wabup), H. Muklisin mulai menunjukkan hasil nyata. Kawasan Arena Pacu Jalur Tepian Narosa yang selama ini menjadi ikon kebudayaan dan kebanggaan masyarakat Kuansing kini diproyeksikan menjadi kawasan Water Front City (WFC) modern serta masuk dalam skema Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui dukungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Pariwisata.

Kabar menggembirakan tersebut mengemuka saat kunjungan Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Provinsi Riau di bawah Direktorat Jenderal Cipta Kerja (Dirjen CK) Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), Prasetyo Budi Luhur, bersama tim dan konsultan penataan kawasan dari Jakarta ke Teluk Kuantan, Jumat (19/6/2026) petang.

Rombongan disambut Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Fahrer Arif, Kepala Bappedalitbang Kuansing Hendra Roza, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Ir. Emerson, serta Kabag Umum Setda Kuansing Deswan Antoni.

Kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat mulai memberikan perhatian serius terhadap pengembangan kawasan Tepian Narosa sebagai wajah baru ibu kota Kabupaten Kuantan Singingi yang lebih modern, tertata, dan memiliki daya tarik wisata kelas nasional.

Bupati Kuansing, H. Suhardiman Amby, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap rencana besar tersebut. Menurutnya, penataan kawasan Arena Pacu Jalur Tepian Narosa akan menjadi titik balik pembangunan Kota Teluk Kuantan.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Pariwisata atas dukungan penuh terhadap penataan kawasan Arena Pacu Jalur Tepian Narosa. Ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Kuansing, karena kawasan kebanggaan kita akan disulap menjadi Water Front City dan masuk dalam proyek strategis nasional,” ujar Suhardiman.

Menurut orang nomor satu di Kuansing itu, proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada penataan fisik kawasan, tetapi juga akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat, peningkatan kunjungan wisata, serta memperkuat posisi Kuansing sebagai daerah tujuan wisata unggulan di Riau.

“Kami berharap seluruh tahapan dan persyaratan dapat berjalan dengan baik sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan. Ini adalah momentum besar untuk membawa Teluk Kuantan semakin maju dan menjadi kota yang nyaman, indah, serta berdaya saing,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBPK Provinsi Riau, Prasetyo Budi Luhur, menjelaskan bahwa kunjungan lapangan tersebut merupakan bagian dari penyusunan rencana aksi dan pemetaan kesiapan pembangunan kawasan.

“Kunjungan ini merupakan langkah awal dalam memastikan kesiapan penataan kawasan Arena Pacu Jalur Tepian Narosa. Kami melihat potensi kawasan ini sangat besar untuk dikembangkan menjadi Water Front City yang representatif dan menjadi destinasi unggulan,” kata Prasetyo.

Ia mengungkapkan, apabila seluruh persyaratan administrasi maupun teknis dapat dipenuhi sesuai ketentuan, maka pembangunan fisik direncanakan mulai dilaksanakan pada awal tahun 2027.

“Jika seluruh persyaratan telah terpenuhi, pembangunan ditargetkan dimulai pada awal tahun 2027. Nilai investasinya mencapai ratusan miliar rupiah dan diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi perkembangan kawasan serta sektor pariwisata daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, tim konsultan dari Jakarta juga memaparkan konsep pengembangan kawasan tepi Sungai Kuantan yang modern, tertata, dan terintegrasi dengan kekuatan budaya lokal. Identitas Pacu Jalur sebagai warisan budaya kebanggaan masyarakat Kuansing akan tetap menjadi ruh utama dalam desain pengembangan kawasan.

Masuknya Arena Pacu Jalur Tepian Narosa dalam skema pengembangan nasional menjadi bukti bahwa langkah percepatan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mulai mendapat respons positif dari pemerintah pusat.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, maka proyek bernilai ratusan miliar rupiah tersebut tidak hanya akan mengubah wajah Tepian Narosa, tetapi juga membuka lembaran baru bagi Teluk Kuantan sebagai kota tepian sungai yang modern, berkelas, dan tetap kokoh menjaga identitas budaya Pacu Jalur yang telah dikenal hingga mancanegara.

Transformasi besar itu kini bukan lagi sekadar wacana. Dengan dukungan pusat yang semakin kuat, Teluk Kuantan bersiap menyambut era baru pembangunan yang diyakini akan menjadi tonggak kebangkitan ekonomi, pariwisata, dan kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *