TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Setelah lama menjadi sorotan masyarakat akibat kondisi yang membutuhkan penanganan serius, ruas Jalan Benai–RAPP akhirnya memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) bersama sejumlah perusahaan besar resmi menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) untuk percepatan penanganan jalan strategis tersebut.
Penandatanganan MoU berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Senin (15/6/2026) pagi. Kesepakatan itu melibatkan Pemkab Kuansing dengan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), PT Agrinas Palma Nusantara (APN), PT Kamparindo Agro Industri (KAI), serta PT Artelindo Wiratama.
Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah dan dunia usaha sepakat menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya, terutama dalam mewujudkan akses infrastruktur yang layak dan berkelanjutan.
Bupati Kuansing, H. Suhardiman Amby, MM, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta yang turut memanfaatkan ruas jalan tersebut.
“Dasar hukumnya sangat jelas, yakni Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2024 tentang Jalan yang diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2026. Pelajari aturan ini, maka semua pihak akan memahami hak dan kewajibannya masing-masing,” tegas Suhardiman Amby.
Menurut Bupati yang bergelar Datuk Panglimo Dalam, penandatanganan MoU tersebut merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi dapat menjadi solusi atas persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
“Hari ini melalui MoU kita membuktikan bahwa kepentingan masyarakat berada di atas segalanya. Jalan Benai–RAPP ini merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi. Saya mengapresiasi seluruh perusahaan yang telah menunjukkan komitmen dan kepeduliannya untuk bersama-sama membangun Kuantan Singingi. Semoga kerja sama ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Suhardiman.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan unsur Forkopimda dan lembaga terkait terhadap kesepakatan tersebut. Dukungan itu datang dari Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, SE, MSi, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, Kajari Kuansing M. Harun Sunadi, SE, SH, MH, Dandim 0302/Inhu-Kuansing, hingga Ketua Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.
Sementara itu, Kuasa Direksi PT RAPP, Mulia Nauli, yang mewakili perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam kerja sama tersebut, menyatakan bahwa partisipasi pihak perusahaan merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen mendukung pembangunan daerah.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan menjadi langkah positif dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih baik. Harapan kami, keberadaan jalan yang memadai nantinya dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Mulia Nauli.
Kabar penandatanganan kesepakatan itu langsung mendapat respons positif dari masyarakat. Warga Kelurahan Benai, Idel, mengaku bersyukur karena harapan masyarakat selama ini akhirnya mulai menemukan titik terang.
“Selama ini masyarakat sangat berharap jalan ini mendapat perhatian serius. Dengan adanya nota kesepakatan ini, kami optimistis kondisi Jalan Benai–RAPP akan semakin baik. Tentu ini sangat membantu aktivitas masyarakat dan memperlancar roda perekonomian warga,” ungkapnya.
Ruas Jalan Benai–RAPP selama ini dikenal sebagai jalur penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat, sektor perkebunan, hingga distribusi hasil usaha. Karena itu, perbaikan dan pemeliharaan jalan tersebut dinilai akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran transportasi, peningkatan ekonomi masyarakat, serta percepatannya pembangunan wilayah.
Penandatanganan MoU ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan unsur Forkopimda mampu menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat. Kini, harapan besar tertuju pada realisasi cepat dari kesepakatan tersebut agar Jalan Benai–RAPP segera kembali layak dilalui dan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kuantan Singingi di masa mendatang.






