SAMPURAGO | DETAKKita.com — Aksi respons cepat Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terhadap genangan air akibat tingginya curah hujan sehingga merendam rumah warga yang berada di Desa Sampurago Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
Dimana rendaman air itu terjadi akibat tidak kuatnya saluran pembuangan air atau parit menampung tingginya debit air yang berasal dari saluran milik fasilitas pendidikan atau sekolah (SMPN 1 Hulu Kuantan).
Diketahui, curah hujan sangat tinggi disejumlah wilayah Kabupaten Kuansing pada Ahad, 30 April 2023 kemarin. Oleh karena itu Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kuansing, Zulkarnain ST MSi melalui Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA), Subit ST dan Kabid Bina Marga (BM), Faizal ST melalukan peninjauan ke lokasi tersebut, Senin (01/05/2023).
“Air dari SMPN 1 Hulu Kuantan Desa Sampurago mengarah kerumah, dan dari belakang rumah, sehingga menumpuk. Sementara parit pembuangan tidak mampu menampung air. SMP itu kan tinggi, jadi air hujan yang turun melalui selokan atau parit itu menuju kerumah warga, terjadilah rendaman rumah warga,” jelas Subit.
Menurut Kabid SDA Dinas PUPR Kuansing, parit atau selokan yang ada saat ini merupakan milik Pemerintahan Desa (Pemdes) Sampurago. Setelah dilakukan peninjauan ke lokasi, agar tidak lagi terjadi rendaman bagi rumah warga dan daya tampung parit memadai, maka akan dibangun drainase sepanjang 80 meter nantinya.
“Parit milik desa ada, namun apabila curah hujan tinggi seperti kemarin tentu parit tersebut tidak mampu menampung air yang akan melalui parit itu nantinya. Maka perlu dibuat drainase sepanjang 80 Meter, ini diusulkan di APBD Perubahan rencananya, mudah mudahan nanti bisa segera terealisasi,” tandasnya.*
