Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiPemerintahanProvinsi Riau

Menag RI Turun Langsung ke Kuansing! Suhardiman: Ini Bukan Lagi MTQ Riau — Rasanya Sudah Selevel MTQ Nasional

×

Menag RI Turun Langsung ke Kuansing! Suhardiman: Ini Bukan Lagi MTQ Riau — Rasanya Sudah Selevel MTQ Nasional

Sebarkan artikel ini
Menag RI Turun Langsung ke Kuansing! Suhardiman: Ini Bukan Lagi MTQ Riau — Rasanya Sudah Selevel MTQ Nasional

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Waktu terus berjalan. Hitung mundur pembukaan MTQ ke-44 Provinsi Riau semakin dekat. Di tengah tekanan waktu yang semakin sempit, pembangunan astaqa utama di kawasan Taman Jalur Teluk Kuantan dikebut siang dan malam.

Targetnya jelas.

Tidak boleh gagal. Tidak boleh molor. Tidak boleh mempermalukan Kuansing di hadapan Riau.

Senin (1/6/2026), deru pekerjaan terdengar dari berbagai sudut lokasi. Pekerja tampak berpacu dengan waktu menyelesaikan bekisting, pemasangan besi lantai dua hingga persiapan pengecoran. Di bagian halaman utama, pemasangan paving block mulai menutup wajah kawasan yang sebentar lagi akan menjadi pusat perhatian Provinsi Riau.

Bupati Kuantan Singingi, H. Suhardiman Amby, turun langsung ke lapangan memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai target.

Didampingi Asisten I H. Fahdiansyah, Kadis PUPR Ade Fahrer Arif, Kadis Perkim M. Gemuruh, Plt Kadis DLH Delis Martoni serta Direktur RSUD Teluk Kuantan Benny Antomy, Suhardiman menyisir seluruh area pembangunan yang akan menjadi jantung pelaksanaan MTQ Riau 2026.

Hasilnya?

Suhardiman mengaku optimistis.

Astaqa utama dipastikan siap digunakan saat MTQ digelar pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026 mendatang.

“Kalau melihat progres di lapangan dan kesesuaian dengan jadwal pekerjaan, saya optimistis astaqa ini selesai tepat waktu dan siap digunakan saat MTQ nanti,” tegas Suhardiman.

Optimisme itu bukan tanpa dasar.

Saat ini progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 45 persen. Sementara pekerjaan penataan kawasan terus bergerak cepat. Jika sesuai jadwal, seluruh pekerjaan utama ditargetkan rampung pada 23 Juni 2026 atau hanya beberapa hari sebelum pembukaan MTQ.

Namun yang membuat MTQ Riau kali ini berbeda bukan hanya megahnya astaqa.

Ada fakta yang membuat gaungnya jauh lebih besar.

Menteri Agama Republik Indonesia dijadwalkan hadir langsung di Kuansing.

Bahkan, jika tidak ada perubahan jadwal, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA akan tiba di Teluk Kuantan pada 27 Juni 2026 bersama Gubernur Riau dan jajaran Forkopimda Provinsi Riau untuk membuka secara langsung MTQ ke-44 Provinsi Riau.

Bagi Suhardiman, kehadiran orang nomor satu di Kementerian Agama itu menjadi sejarah besar bagi Kuansing.

“Meski ini MTQ tingkat provinsi, tapi yang membuka langsung Menteri Agama Republik Indonesia. Kalau beliau hadir langsung, ini menjadi sesuatu yang luar biasa. Jujur saja, pelaksanaan MTQ Riau di Kuansing ini rasanya sudah seperti MTQ tingkat nasional,” ujar Suhardiman penuh semangat.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan.

Selama ini, pembukaan MTQ tingkat provinsi umumnya dilakukan oleh kepala daerah atau pejabat pemerintah provinsi. Kehadiran Menteri Agama menjadi sinyal kuat bahwa pelaksanaan MTQ Riau di Kuansing mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.

Tak hanya astaqa yang menjadi sorotan.

Di kawasan utama MTQ juga akan dibangun 15 stand representatif yang menampilkan identitas budaya dan keunggulan daerah masing-masing.

Sebanyak 12 stand akan ditempati kabupaten/kota se-Riau, ditambah stand Pemerintah Provinsi Riau, TP PKK Kuansing dan Dekranasda.

Menariknya, stand-stand tersebut tidak akan dibongkar setelah MTQ selesai.

Pemkab Kuansing berencana mempertahankannya sebagai ikon baru kota Teluk Kuantan.

“Stand itu akan tetap kita pertahankan. Nantinya kawasan ini menjadi miniatur Provinsi Riau. Orang datang ke Teluk Kuantan bisa melihat ciri khas seluruh kabupaten dan kota dalam satu kawasan,” ungkap Suhardiman.

Efek ekonomi dari penunjukan Kuansing sebagai tuan rumah MTQ pun mulai terasa.

Hotel-hotel di Teluk Kuantan dan sekitarnya dilaporkan mulai penuh jauh sebelum hari pelaksanaan. Tingginya minat tamu dan pengunjung membuat panitia harus menyiapkan alternatif penginapan berupa homestay yang melibatkan masyarakat.

Ini menjadi berkah tersendiri bagi warga.

Perputaran uang diprediksi meningkat. Sektor UMKM bergerak. Rumah makan, transportasi, penginapan hingga pelaku usaha kecil mulai merasakan dampaknya.

Kini, seluruh mata tertuju ke Kuansing.

Ribuan kafilah akan datang. Puluhan ribu pengunjung diperkirakan memadati Teluk Kuantan. Pejabat provinsi hingga Menteri Agama RI dijadwalkan hadir.

Dan ketika malam pembukaan tiba nanti, MTQ Riau bukan hanya menjadi ajang syiar Al-Qur’an.

Ia akan menjadi panggung besar yang menguji sejauh mana Kuansing mampu membuktikan diri sebagai tuan rumah terbaik di Negeri Lancang Kuning.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *