BASERAH | DETAKKita.com — Suasana santai usai menunaikan Sholat Tarawih Ramadhan mendadak berubah mencekam di Warung Kopi (Warkop) Jangguik Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Kamis (26/2/2026) malam.
Warga yang tengah asyik menyeruput kopi khas Kota Baserah tiba-tiba dikejutkan kemunculan seekor ular yang turun dari atas plafon warung. Ular itu menjalar perlahan melalui salah satu tiang yang berada tepat di dekat meja pengunjung.
“Turun dari atas menjalar merayap di tiang itu,” ucap Firdaus, salah seorang pengunjung yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
Kehadiran reptil tersebut sontak membuat pengunjung panik. Beberapa warga berdiri menjauh, sementara yang lainnya berusaha memastikan jenis ular yang muncul secara tiba-tiba itu.
Belakangan diketahui, ular tersebut adalah Ular Tiung, yang juga dikenal dengan nama Ular Tali Wangsa atau Ular Cincin Emas (Boiga dendrophila). Jenis ular ini termasuk berbisa menengah dari keluarga Colubridae dan dikenal memiliki corak hitam dengan cincin kuning mencolok serta perilaku yang cenderung agresif saat terancam.
Situasi semakin menegangkan karena ular tersebut berada di area ramai, tepat di sekitar tempat duduk pengunjung. Beruntung, warga sigap dan berinisiatif menghubungi pihak Damkar Satpol PP PKP Kuansing Posko Sektor Baserah untuk meminta bantuan evakuasi.
Namun hingga warga berhasil menaklukkan ular tersebut secara mandiri, tim Damkar belum juga terlihat di lokasi.
“Kami sudah hubungi Damkar. Tapi sampai ular ini berhasil kami atasi sendiri, petugas belum datang,” ujar Andri, pengunjung lainnya dengan nada kecewa.
Peristiwa ini memicu sorotan warga terhadap respons cepat layanan darurat, apalagi kejadian tersebut berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang sedang berkumpul.
Warga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan meminta instansi terkait lebih sigap dalam merespons laporan masyarakat.
“Ini bahaya. Jangan sampai ada korban dulu baru cepat tanggap,” tegas seorang warga lainnya.
Beruntung dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun kemunculan ular berbisa di tempat umum pada malam Ramadhan jelas meninggalkan trauma dan kekhawatiran bagi para pengunjung.
DETAKKita.com menilai, kejadian ini menjadi alarm serius bagi pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di wilayah padat aktivitas masyarakat pada malam hari selama bulan suci Ramadhan.






