PEKANBARU | DETAKKita.com — Warga Kota Pekanbaru digegerkan dengan kemunculan sebuah spanduk misterius yang terpasang di flyover Jalan Tuanku Tambusai (Nangka), Minggu (1/3/2026) dinihari. Spanduk berwarna putih dengan tulisan cat merah itu langsung viral di media sosial karena isinya yang tegas dan menohok.
Dalam spanduk tersebut tertulis kalimat:
“Dukung Penuh Kajati Usut Tuntas Korupsi BPR Indra Arta Inhu #Tangkap DI #Penikmat Uang Rakyat”.
Pantauan di lokasi, spanduk dipasang di bagian atas pagar flyover sehingga mudah terlihat oleh pengendara yang melintas, terutama dari arah Jalan Tuanku Tambusai menuju pusat kota. Hingga pagi hari, belum diketahui siapa pihak yang memasang spanduk tersebut.
Seorang warga Pekanbaru yang melintas dan enggan disebutkan namanya mengaku terkejut melihat pesan dalam spanduk itu.
“Tadi subuh lewat sini langsung kaget. Tulisannya besar dan jelas, sepertinya memang sengaja dipasang supaya banyak orang lihat. Isinya tegas, mendukung Kajati dan minta korupsi diusut tuntas,” ujarnya kepada DETAKKita.com di Pekanbaru.
Menurutnya, isi spanduk tersebut menunjukkan adanya keresahan publik terhadap dugaan kasus korupsi yang menyeret nama BPR Indra Arta di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
“Kalau sudah ada spanduk seperti ini, berarti masyarakat ingin kasusnya benar-benar dibuka terang benderang. Apalagi ada tagar tangkap dan penikmat uang rakyat,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai siapa pemasang spanduk maupun tindak lanjut atas pesan yang disampaikan dalam spanduk tersebut. Namun kemunculannya memantik perhatian luas dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi Riau, dapat memberikan kejelasan terkait penanganan dugaan kasus korupsi yang dimaksud dalam spanduk tersebut.
Sementara itu, sejumlah pengendara yang melintas mengabadikan momen tersebut dan membagikannya secara daring, sehingga dalam hitungan jam, foto spanduk itu menyebar luas dan menjadi viral.
Perkembangan lebih lanjut terkait spanduk dan dugaan kasus yang disorot publik ini masih terus dinantikan.






