Scroll untuk baca artikel
HukrimKabupaten Kuantan SingingiPeristiwaProvinsi Riau

PETI Setingkai di Talontam Digulung Polisi, Polsek Benai Bergerak Cepat Tindak Tambang Ilegal

×

PETI Setingkai di Talontam Digulung Polisi, Polsek Benai Bergerak Cepat Tindak Tambang Ilegal

Sebarkan artikel ini
PETI Setingkai di Talontam Digulung Polisi, Polsek Benai Bergerak Cepat Tindak Tambang Ilegal

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Aparat Polsek Benai kembali menunjukkan ketegasannya dalam memberantas praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polsek Benai Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Selasa (6/1/2026), dugaan aktivitas PETI jenis setingkai di Desa Talontam, Kecamatan Benai, resmi ditertibkan.

Penindakan ini dilakukan menyusul laporan dan surat resmi dari Forum Komunikasi Pemangku Adat, Pemerintah Desa, serta alim ulama Kenegerian Benai yang resah atas maraknya aktivitas tambang emas ilegal di lahan milik masyarakat Desa Talontam, Benai.

Dipimpin langsung Kapolsek Benai IPDA Hainur Rasyid, S.H., sebanyak tujuh personel Unit Res Intel Polsek Benai diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 10.00 WIB untuk melakukan penyelidikan dan penindakan.

“Setelah menerima laporan masyarakat dan forum pemangku adat, kami langsung perintahkan anggota turun ke lapangan guna memastikan kebenaran informasi tersebut,” tegas IPDA Hainur Rasyid.

Sekira pukul 11.00 WIB, tim tiba di lokasi dan menemukan tiga unit rakit PETI jenis setingkai di area pertambangan. Meski saat itu tidak sedang beroperasi, polisi memastikan aktivitas tersebut merupakan bagian dari praktik tambang ilegal.

Tanpa kompromi, Kapolsek Benai bersama tim langsung melakukan penertiban agar rakit PETI tersebut tidak dapat digunakan kembali.

“Penindakan ini adalah bentuk komitmen kami menindak tegas PETI yang merusak lingkungan dan melanggar hukum,” lanjutnya.

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan sejumlah tindakan, mulai dari mendatangi TKP, penertiban lokasi, dokumentasi hasil pengecekan, hingga penyusunan laporan resmi kepada pimpinan.

Kegiatan penindakan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Polsek Benai memastikan akan terus meningkatkan pengawasan serta merespons cepat setiap laporan masyarakat terkait aktivitas PETI di wilayah hukumnya.

DETAKKita.com menegaskan, perang terhadap PETI belum usai. Aparat dan masyarakat diharapkan terus bersinergi agar praktik tambang ilegal benar-benar dapat diberantas hingga ke akar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *