Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiProvinsi Riau

Mega Festival Meledak! Perahu Baganduang 2026 Disulap Jadi Panggung Nusantara—Bupati Suhardiman Gaspol Angkat Budaya Kuansing ke Level Nasional!

×

Mega Festival Meledak! Perahu Baganduang 2026 Disulap Jadi Panggung Nusantara—Bupati Suhardiman Gaspol Angkat Budaya Kuansing ke Level Nasional!

Sebarkan artikel ini
Mega Festival Meledak! Perahu Baganduang 2026 Disulap Jadi Panggung Nusantara—Bupati Suhardiman Gaspol Angkat Budaya Kuansing ke Level Nasional!

LUBUK JAMBI | DETAKKita.com Festival Perahu Baganduang 2026 di Tepian Muko Lobua, Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik, Kamis (26/3/2026), pecah! Suasana berubah jadi lautan budaya dengan nuansa Nusantara yang kental dan penuh warna.

Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Suhardiman Amby, hadir langsung bersama istrinya Hj. Yulia Herma Suhardiman, didampingi Wakil Bupati (Wabup) H. Muklisin beserta istri Hj. Siti Muniroh Muklisin, serta Sekdakab Zulkarnain bersama istri Siti Maryam Zulkarnain.

Yang bikin heboh, seluruh jajaran tampil kompak mengenakan pakaian adat dari berbagai penjuru Nusantara! Mulai dari adat Bali, Jawa, Minangkabau hingga ragam budaya lainnya, berpadu dalam satu panggung budaya yang memukau.

Tak kalah meriah, kehadiran unsur Forkopimda seperti Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal dan Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana ikut menambah gegap gempita acara.

Sementara itu, Bupati Suhardiman Amby tampil gagah mengenakan pakaian kebesaran adat Kuantan Singingi—menegaskan identitas lokal di tengah semarak budaya nasional.

Tak kalah, Wakil Bupati (Wabup) H. Muklisin juga berpakaian lengkap dengan berbelangkon, ciri khas Jawa yang menandakan kekuatan kolaborasi daerah dengan perberpaduan lengkap.

Dalam arahannya, Bupati Suhardiman yang bergelar Datuk Panglimo Dalam dan Datuk Seri Setia Amanah itu secara tegas mengungkap strategi besarnya: menjadikan Festival Perahu Baganduang sebagai magnet budaya berskala nasional!

“Saya ingin festival ini lebih besar dan lebih dikenal. Salah satunya dengan menghadirkan nuansa budaya Nusantara melalui pakaian adat yang dikenakan para tamu dan undangan, sehingga tumbuh rasa memiliki terhadap budaya di Lubuk Jambi,” tegasnya.

Tak hanya itu, apresiasi tinggi juga dilontarkan Bupati Suhardiman Amby kepada masyarakat Lubuk Jambi, tokoh adat, pemerintah kecamatan hingga seluruh kepala desa yang dinilai konsisten menjaga tradisi ini tetap hidup.

Ketua Panitia sekaligus tokoh adat Lubuk Jambi, Rahmat Nursi, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing terhadap pelestarian budaya Perahu Baganduang dan tradisi Manjopuik Limau.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah. Ke depan, kami berharap pembangunan Pendopo Adat di Tepian Muko Lobua bisa ditingkatkan agar kegiatan budaya semakin maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dukungan serupa juga disampaikan tokoh masyarakat Kuantan Mudik, Rustam, yang menegaskan komitmen kuat masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah.

“Negeri Gajah Tunggal, Kuantan Mudik, akan terus berkomitmen berjalan seiring dengan Pemkab Kuansing demi kemajuan daerah,” tegasnya lantang.

Festival Perahu Baganduang 2026 bukan sekadar perayaan—ini sinyal kuat bahwa Kuansing siap tampil di panggung nasional lewat kekuatan budaya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *