Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiProvinsi Riau

Janji Panas Di Tepatan Muko Lobua! Bupati Suhardiman Siap Bangun Pendopo Adat—Jalan Rusak dan Sampah Langsung Disikat!

×

Janji Panas Di Tepatan Muko Lobua! Bupati Suhardiman Siap Bangun Pendopo Adat—Jalan Rusak dan Sampah Langsung Disikat!

Sebarkan artikel ini
Janji Panas Di Tepatan Muko Lobua! Bupati Suhardiman Siap Bangun Pendopo Adat—Jalan Rusak dan Sampah Langsung Disikat!

LUBUK JAMBI | DETAKKita.com Komitmen tak main-main! Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Suhardiman Amby, secara tegas mengumumkan rencana pembangunan Pendopo Adat di kawasan Tepian Muko Lobua, Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik.

Janji tersebut dilontarkan langsung saat menghadiri kemeriahan Festival Perahu Baganduang, Kamis (26/3/2026), yang berlangsung semarak di Tepian Muko Lobua.

Didampingi Wakil Bupati (Wabup) H. Muklisin, jajaran Forkopimda, serta Ketua TP PKK Hj. Yulia Herma Suhardiman, Bupati tampak terpukau dengan kekayaan tradisi lokal yang ditampilkan.

Bahkan, ia menyamakan kemeriahan prosesi budaya tersebut seperti menyaksikan tayangan televisi!

“Prosesi Manjopuik Limau dan Perahu Baganduang ini seperti nonton televisi. Dentuman meriam dan alat tradisional lainnya menjadi warna tersendiri,” ujar Suhardiman.

Tak hanya memuji, Bupati langsung “tancap gas” merespons berbagai keluhan masyarakat. Soal kondisi jalan di Lubuk Jambi yang dikeluhkan warga, ia memastikan akan segera ditindaklanjuti.

“Saya instruksikan Kadis PUPR untuk segera melakukan telaah dan mempercepat perbaikan,” tegasnya tanpa basa-basi.

Masalah klasik penumpukan sampah di Pasar Lubuk Jambi juga tak luput dari sorotan. Bupati meminta camat setempat bergerak cepat dan berkoordinasi dengan OPD terkait serta Sekda Zulkarnain agar persoalan tersebut segera tuntas.

Di penghujung sambutannya, Suhardiman menyampaikan apresiasi tinggi kepada ninik mamak, tokoh adat, dan seluruh masyarakat Negeri Gajah Putih Lubuk Jambi yang dinilai konsisten mendukung pelestarian budaya dan pembangunan daerah.

Pesannya jelas: pembangunan fisik jalan, penanganan sampah, hingga pembangunan Pendopo Adat akan jadi prioritas—seiring dengan upaya mengangkat budaya Kuansing ke level yang lebih tinggi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *