Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiProvinsi RiauReligiSuara Kita

AWAL RAMADHAN MELEDAK! Teluk Kuantan Macet Total, Pasar Dadakan di Taman Jalur Diserbu Warga — Ekonomi Langsung Menggeliat

×

AWAL RAMADHAN MELEDAK! Teluk Kuantan Macet Total, Pasar Dadakan di Taman Jalur Diserbu Warga — Ekonomi Langsung Menggeliat

Sebarkan artikel ini
AWAL RAMADHAN MELEDAK! Teluk Kuantan Macet Total, Pasar Dadakan di Taman Jalur Diserbu Warga — Ekonomi Langsung Menggeliat

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Awal bulan suci Ramadhan 1447 H di ibu kota Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Kamis (19/2/2026) petang, benar-benar “pecah”! Ribuan warga tumpah ruah memadati kawasan Taman Jalur hingga lokasi pembangunan Astaka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau 2026.

Lonjakan aktivitas masyarakat itu bahkan membuat arus lalu lintas di jantung Kota Pacu Jalur tersendat. Macet tak terhindarkan. Namun di balik kepadatan itu, denyut ekonomi justru terasa semakin kencang.

Lapak-lapak pasar dadakan Ramadhan berdiri berjejer. Aroma takjil, aneka kuliner tradisional hingga minuman segar menyeruak di udara. Warga berburu hidangan berbuka, pedagang pun tersenyum lebar.

Rumi, salah seorang pedagang takjil, mengaku dagangannya laris manis di hari pertama Ramadhan.

“Alhamdulillah, hari pertama ini jualan saya laku besar. Ramai sekali pembeli. Semoga seterusnya seperti ini, Ramadhan kali ini benar-benar membawa berkah untuk kami para pedagang,” ujar Rumi sumringah.

Menurutnya, pasar dadakan Ramadhan bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk mendongkrak pendapatan masyarakat kecil.

“Kami berharap pasar Ramadhan ini bisa terus ramai, supaya perekonomian masyarakat meningkat. Bukan hanya pedagang, tapi juga yang lain ikut merasakan dampaknya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kuansing, Masnur Judin, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memastikan seluruh aktivitas berjalan tertib dan sesuai aturan.

“Kita berharap Ramadhan tahun ini berjalan lancar, aman dan penuh berkah. Pemerintah daerah melalui dinas terkait akan terus melakukan pengawasan dan kontrol sesuai aturan dan regulasi yang berlaku di Pemda Kuansing,” tegas Masnur Judin.

Pemda Kuansing, lanjutnya, tidak ingin euforia Ramadhan justru menimbulkan persoalan baru, baik dari sisi ketertiban, keamanan, maupun stabilitas harga.

Awal Ramadhan di Teluk Kuantan tahun ini bukan hanya tentang kemacetan dan keramaian. Ini tentang geliat ekonomi rakyat, tentang harapan dan berkah yang mengalir di antara hiruk pikuk pasar dadakan. Kota Pacu Jalur kembali hidup — Ramadhan benar-benar membawa denyut baru bagi Kuansing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *