Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Batu BaraProvinsi Sumatera UtaraSosialita

150 Karung Beras Digelontorkan! PT SAS Tebar CSR — Warga Tanjung Gading Diuntungkan

×

150 Karung Beras Digelontorkan! PT SAS Tebar CSR — Warga Tanjung Gading Diuntungkan

Sebarkan artikel ini
150 Karung Beras Digelontorkan! PT SAS Tebar CSR — Warga Tanjung Gading Diuntungkan

BATU BARA | DETAKKita.com Di tengah sorotan publik terhadap tanggung jawab sosial perusahaan, PT Sawit Abadi Sentosa (SAS) kembali menunjukkan eksistensinya. Perusahaan sawit yang beroperasi di kawasan Tanjung Mulia, Desa Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, menyalurkan bantuan CSR berupa 150 karung beras kepada masyarakat sekitar.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi periode Desember 2025 hingga Januari 2026, dan diserahkan langsung kepada aparat desa pada Jumat (6/2/2026) untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Owner PT Sawit Abadi Sentosa, Fahrizal, menegaskan bahwa program CSR ini bukanlah kegiatan seremonial atau pencitraan sesaat. Menurutnya, sejak awal perusahaan beroperasi, bantuan sosial telah menjadi komitmen rutin yang tidak pernah terputus.

“Setiap bulan kami menyalurkan bantuan beras. Ini bukan karena tekanan atau paksaan, tapi karena kami sadar keberadaan pabrik berdampak langsung terhadap masyarakat. Sudah seharusnya kami memberi kontribusi nyata,” tegas Fahrizal.

Ia juga menekankan bahwa CSR merupakan janji moral perusahaan kepada masyarakat yang telah menerima keberadaan industri di wilayah mereka.

“Kami tidak memandang ini sekadar kegiatan sosial. Ini adalah komitmen jangka panjang kami untuk menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat dan memastikan operasional perusahaan memberi manfaat nyata,” tambahnya.

Bagi warga Desa Tanjung Gading, bantuan CSR tersebut bukan hal baru. Namun demikian, kehadirannya tetap dinantikan karena dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah tekanan ekonomi.

Melalui program CSR yang diklaim berkelanjutan ini, PT Sawit Abadi Sentosa ingin menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis tidak boleh berjalan sendiri, melainkan harus seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Fahrizal juga memastikan bahwa program serupa akan terus berlanjut, termasuk saat menyambut bulan suci Ramadhan 2026.

“Harapan kami sederhana, program ini bisa terus berjalan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *