TNI AL Bantu Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Meranti

By Redaksi 03 Jul 2024, 16:44:41 WIB Kep. Meranti
TNI AL Bantu Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Meranti

(Foto: Istimewa / DETAKKita.com).


MERANTI | DETAKKita.com Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2024 yang membawa uang pecahan sebanyak Rp 3 Miliar menyambangi Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Expedisi Rupiah Berdaulat yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut (AL) tersebut merupakan suatu misi untuk mengedarkan dan menyediakan uang kepada masyarakat untuk daerah pulau terdepan, terluar dan terpencil.

Adapun kapal yang digunakan yakni KRI Tuna 876 milik TNI AL dengan rute perjalanan Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Padang, Pulau Tebing Tinggi dan Pulau Rangsang.

Baca Lainnya :

Komandan KRI Tuna 876, Letkol Laut (P) Muhammad Arif ST MT MTr. Opsla didampingi Danposal Selatpanjang, Kapten Laut (E) Saidul Aripin, mengungkapkan bahwa kegiatan Expedisi Rupiah Berdaulat dilaksanakan mulai dari tanggal 27 Juni sampai dengan 03 Juli 2024.

“Kegiatan ini dimulai dari Dumai menuju Rupat, kemudian Bengkalis, Pulau Padang, Pulau Rangsang dan terakhir di Pulau Tebing Tinggi ini,” ujar Muhammad Arif kepada sejumlah wartawan saat kapal bersandar di Pelabuhan 1 Pelindo Tanjung Harapan Selatpanjang, Minggu (30/6/2024) sore lalu.

Sementara itu, Ketua Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Provinsi Riau, Efendi menyebutkan bahwa program Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini merupakan agenda tahunan, dan kali ini menuju 5 pulau 3 T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil) di Provinsi Riau.

“Ini merupakan program yang kita laksanakan setiap tahunnya. Untuk di Tebing Tinggi ini penukaran uangnya akan dimulai besok (Senin, 1 Juli 2024 lalu), mulai dari pagi hingga menjelang siang,” ujarnya.

Diungkapkan Efendi, pihaknya memiliki tiga program, yakni penukaran uang kepada masyarakat. Pengedaran uang-uang yang layak edar yakni uang yang baru dan menarik uang-uang yang sudah tidak layak edar.

“Kemudian melakukan edukasi, cinta, bangga dan faham rupiah dan program sosial Bank Indonesia yakni membantu rumah rumah maupun tempat tempat ibadah dengan bekerjasama pemerintah setempat,” ungkapnya.

Dijelaskan Efendi, pihaknya terus mensosialisasikan Undang-Undang (UU) Nomor 7 tahun 2011 yang mewajibkan transaksi di Indonesia menggunakan rupiah.

“Kita harus membuat masyarakat paham tentang adanya Undang Undang itu karena ada sanksi pidananya, sekarang kita sosialisasikan lagi,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Camat Tebing Tinggi, Husni Mubarak menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh BI yang bekerjasama dengan TNI AL.

“Dari Pemerintah Kecamatan Tebing Tinggi mensupport apa yang dilaksanakan oleh BI yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut. Tentunya ekspedisi dan sosialisasi yang disampaikan ke masyarakat bisa diterapkan dalam kehidupan berniaga sehingga tukaran rupiah dengan tema rupiah berdaulat bisa eksis di Kecamatan Tebing Tinggi,” harapnya.

Husni Mubarak juga berharap meski sebagian besar masyarakat di kabupaten termuda di Riau khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi yang mencari nafkah di negeri jiran Malaysia, namun tetap berbelanja dengan menggunakan rupiah.

“Walaupun masyarakat kami banyak yang bekerja di Malaysia, tentu harapan kami walaupun mereka bekerja di Malaysia bawalah duit banyak banyak ke Tebing Tinggi tapi belanja pakai rupiah,” pungkasnya.**


Reporter : Nurhadi

Editor : Redaksi




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

  • ';