Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, ATR/BPN Kuansing Tanam Pohon

By Redaksi 05 Jun 2024, 23:45:35 WIB Internasional
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, ATR/BPN Kuansing Tanam Pohon

Kakan ATR/BPN Kuansing, Firdaus Alfiat Saat Melakukan Penanaman Pohon di Kantor Pertanahan Kuansing, Rabu (5/6/2024). (Dok. ATR/BPN Kuansing / DETAKKita.com).


TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day, seluruh jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Petanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan penanaman 100.000 pohon secara serentak se-Indonesia.


Dimana kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang didampingi Pembina Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (IKAWATI) ATR/BPN, Annisa Pohan Yudhoyono serta secara bersamaan dilaksanakan oleh seluruh Kantor Wilayah (Kanwil) ATR/BPN dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota masing-masing secara daring dan luring, pada Rabu (5/6/2024).

Baca Lainnya :


Kegiatan yang berpusat di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar) secara nasional ini diawali dengan mengikuti sambutan Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan dilanjutkan dengan penanaman 100.000 pohon secara serentak di seluruh Indonesia. 

Sementara itu di Kantor Pertanahan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau penanaman pohon dipimpin oleh Kepala Kantor (Kakan) ATR/BPN Kabupaten Kuansing, Firdaus Alfiat dan diikuti oleh seluruh pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Kuansing bersama Ketua IPPAT Kabupaten Kuansing, Herudin serta anggota IPPAT Kabupaten Kuansing lainnya. 


“Dengan telah dilaksanakan kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pelestarian lingkungan dan penyelamatan ekosistem hutan,” ujar Kakan Pertanahan Kuansing, Firdaus Alfiat usai pelaksanaan penanaman pohon yang dipusatkan di halaman belakang Kantor ATR/BPN Kuansing.


Dikatakan Firdaus Alfiat, pihaknya telah melakukan penanaman sebanyak 100 batang pohon, dengan jenis ketapang, durian dan lainnya, dengan tujuan bisa melakukan pembangunan yang berkelanjutan, sehingga anak cucu nanti bisa menikmati hidup yang lebih baik lagi terhadap lingkungan itu sendiri.


“Harapan dan tujuan kita dengan penanaman pohon ini agar anak cucu nanti bisa menikmati hidup lebih baik terhadap lingkungan hidup, untuk itu kita lah yang mulai hari ini untuk menghijaukan kembali hutan hutan kita,” ucapnya.


Firdaus Alfiat juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuansing secara khususnya, untuk bisa tetap menjaga kelestarian hutan dengan cara melakukan penanaman pohon kembali minimal dengan menanam pepohonan di lingkungan tempat tinggal sendiri.


“Marilah kita bersama sama menghijaukan minimal lingkungan masing masing dengan menanam minimal satu pohon, sehingga kita hitung dengan jumlah penduduk sekitar 300 juta berarti bisa menghijaukan hutan kembali,” tutup Kakan Firdaus Alfiat.


Sebelumnya, Menteri ATR/BPN RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, penanaman pohon dilakukan sebagai komitmen negara dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang dilakukan serentak seluruh wilayah dan kabupaten/kota se-Indonesia.


Dimana kata AHY, pihaknya tidak hanya semata sebagai warga dunia yang bertanggung jawab tetapi juga menjadi juara dalam urusan pelestarian lingkungan hidup tentunya.


“Hari ini spesial, setiap tanggal 5 Juni, bangsa bangsa sedunia memperingati Hari Lingkungan Hidup, World Environment Day dan tentu Indonesia ingin selalu menjadi, bukan hanya sebagai warga dunia yang bertanggung jawab tetapi juga menjadi champion, salah satu juara dalam urusan pelestarian lingkungan hidup,” kata Menteri AHY.


Oleh sebab itu, ia mengatakan Kementerian ATR/BPN sebagai salah satu elemen penting dari pemerintahan juga turut menghadirkan solusi dalam semangat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.


“Ini kita galakkan, kita lakukan secara serentak penanaman 100.000 pohon seluruh Indonesia dan ini mudah mudahan bisa berkontribusi pada lingkungan hidup kita,” ujar Menteri AHY.


Penanaman 100.000 pohon kali ini merujuk pada tema besar Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024, yaitu “Land Restoration, Desertification and Drought Resilience” yang artinya berfokus pada restorasi lahan, penggurunan, dan ketahanan terhadap kekeringan. Salah satu bentuk konkrit implementasi tema tersebut adalah berpartisipasi dalam kegiatan yang mendukung restorasi lahan, salah satunya penanaman pohon.*

Editor : Redaksi




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

  • ';